Selamat Datang di Website Desa Aan

Pj. Perbekel Desa Aan

Desak Ketut Sukerini, SKM

Wakili Klungkung Ketingkat Provinsi, Pokja DBD Takmung Dievaluasi

  • 29 September 2013
  • Dibaca: 375 Pengunjung
Wakili Klungkung Ketingkat Provinsi, Pokja DBD Takmung Dievaluasi

Kelompok kerja (Pokja) Demam Berdarah Dengue (DBD) Desa Takmung Kecamatan Banjarangkan dipercaya mewakili Klungkung ketingkat Provinsi dalam lomba  Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) DBD tahun 2013. Evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut dilaksanakan senin (30/9) dibalai banjar Losan, Desa Takmung. Hadir pada kesempatan tersebut Sekda Klungkung, Ketut Janapria, unsur Tripika Banjarangkan serta warga setempat. Penyakit DBD merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypty, dimana tinggi rendahnya angka kejangkitan penyakit ini sangat dipengaruhi oleh factor lingkungan, prilaku dan mobilitas penduduk. Ketua Pokja DBD Desa Takmung, I Gusti Bagus Darmawa dalam laporannya mengatakan, di Desa Takmung, pokja DBD telah dibentuk sejak tahun 2006 dengan SK Kepala Desa Takmung dengan pembaharuan setiap tahunnya. Disebutkan, program PSN DBD di Desa Takmung dilaksanakan dengan kegiatan seperti pelatihan kader Jumantik, peningkatan frekwensi pelaksanaan PSN di setiap Dusun, pemantauan jentik secara berkala ke rumah-rumah dan tempat umum serta edukasi DBD di sekolah-sekolah dengan program kampanye penyadaran masyarakat seperti penyuluhan tentang DBD ke banjar-banjar dan sosialisasi melalui baliho, spanduk, poster, leaflet dan brosur. “Dengan kegiatan PJB yang berkala, angka bebas jentik mengalami peningkatan, dimana tahun 2010 sebesar 94,68% dan tahun 2013 sampai Agustus mencapai 96,56%,”ujarnya. Tim penilai Provinsi, I Nyoman Sudiasa selaku Kasi Penanggulangan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengatakan, kunci dari pengendalian DBD adalah pengendalian fektor dan menjaga kesehatan lingkungan. Kedua hal tersebut secara operasional dilapangan dilaksanakan dengan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M plus. “PSN akan memberikan hasil yang optimal jika dilaksanakan secara serentak dan berkesinambungan diwilayah yang endemis atau potensial menularnya kasus demam berdarah melalui pemberdayan masyarakat dan kerjasama lintas program dan lintas sektor,”jelasnya. Sementara itu, Sekda Klungkung, Ketut Janapria dalam sambutannya mengatakan, penyebaran penyakit DBD ini tidak memandang wilayah. Untuk itu, Sekda Janapria mengharapkan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang bersih, dengan tidak membuang sampah sembarangan, seperti kaleng atau sampah plastik. “Mari jaga kebersihan lingkungan,”ajaknya.(humas klungkung)

  • 29 September 2013
  • Dibaca: 375 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita