Selamat Datang di Website Desa Aan

Pj. Perbekel Desa Aan

Desak Ketut Sukerini, SKM

Ayo Menabung di Bank Sampah

  • Dibaca: 277 Pengunjung
Ayo Menabung di Bank Sampah

Pengertian dan Konsep Bank Sampah

Bank Sampah secara garis besar hampir sama dengan Bank pada umumnya dalam hal menabung. Seperti apa konsep pengelolaan bank sampah?

Bedanya dengan bank konvensional ialah “jenis tabungan” yang disetorkan. Setoran ke bank konvensional berupa uang. Sedangkan konsep bank sampah jauh berbeda. Jenis tabungan di bank sampah adalah sampah Anorganik yang sudah dipilah-pilah. Sampah tersebut akan dinilai Rupiahnya, kemudian uangnya ditabung dan juga bisa diambil sewaktu-waktu.

Penyetor atau nasabah adalah warga yang tinggal di sekitar lokasi bank serta mendapat buku tabungan seperti menabung di bank pada umumnya. Hanya kali ini ceritanya ialah menabung di bank sampah.

Barang yang Laku Saat Menabung di Bank Sampah

Sampah Anorganik yang diterima di Bank Sampah terdiri dari beberapa kategori. Tidak semua jenis sampah bisa ditampung dan diterima di Bank Sampah.

Berikut ini beberapa jenis sampah yang paling sering kami terima saat menabung di Bank Sampah:

  1. Kertas, terdiri dari:

Arsip (kertas putih atau HVS, kondisinya sudah terpotong-potong juga diterima)

Duplex (Karton atau kertas tebal, biasanya banyak untuk bungkus kemasan snack dan sampul buku)

Buram (kertas tipis seperti kertas lembaran nota)

  1. Besi
  2. Alumunium
  3. Emberan
  4. Kerasan
  5. Aro
  6. LD Galon (tutup air kemasan gallon)
  7. PE (plastik bening)
  8. Kaleng

Rata-rata yang laku di tukang loak, itu pasti diterima oleh Bank Sampah. Setau saya, jenis kertas duplex itu tidak diterima oleh tukang loak. Akan tetapi, jenis duplex itu laku di Bank Sampah walaupun harganya murah sekali.

Tentunya tujuan utama ikut menabung di bank sampah ini bukan karena nominal uang yang didapat. Akan tetapi, seberapa besar usaha kita untuk mengurangi sampah. Minimal bisa mengelola sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga masing-masing. Mudah-mudahan kegiatan menabung di bank sampah ini bisa berkontribusi untuk permasalahan sampah yang terjadi di kota Bandung.

Beberapa waktu yang lalu, kemasan kopi sachet jika digunting dengan rapi juga laku di Bank Sampah. Hal ini disebabkan potongan kemasan kopi tersebut akan diolah kembali menjadi kerajinan tangan. Akan tetapi, jenis sampah tersebut sekarang sudah tidak diterima lagi.

  • Dibaca: 277 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya